Di daerah yang memiliki empat musim, pori-pori batuan yang terisi air pada musim panas, bisa retak atau pecah pada musim dingin

Di daerah yang memiliki empat musim, pori-pori batuan yang terisi air pada musim panas, bisa retak atau pecah pada musim dingin, karena pada musim dingin air dalam pori-pori batuan membekeku dan air yang membeku mempunyai volume yang besar, sehingga batuan menjadi retak atau pecah. Peristiwa semacam itu disebut …

a. pelapukan mekanis
b. pelapukan kimiawi
c. pelapukan mekanik
d. pelapukan nonfisis

Jawaban

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah C. pelapukan mekanik

Pelapukan merupakan proses berubahnya batuan menjadi tanah secara alamiah melalui proses kimia, fisika atau biologi. Pelapukan yang terjadi secara alami ini terdiri atas berbagai macam jenis. Secara umum, jenis- jenis pelapukan ini terdiri atas 3 macam, yaitu pelapukan kimia, mekanik atau fisika, dan biologi atau organik.

Jenis pelapukan pertama pada batuan adalah pelapukan kimia. Pelapukan kimia merupakan proses pelapukan yang diakibatkan perubahan struktur kimiawi yang ada pada batuan melalui reaksi tertentu. Dalam pelapukan kimia ini, reaksi yang terjadi pada proses pelapukan dibedakan menjadi tiga macam. 3 macam reaksi yang terjadi pada pelapukan kimia ini antara lain adalah solution, hidrolisis, dan oksidasi.

Jenis pelapukan yang kedua adalah pelapukan mekanik. Pelapukan mekanik merupakan pelapukan yang sering disebut sebagai pelapukan fisika. Pelapukan mekanik adalah proses pelapukan dari batuan yang diakibatkan adanya pengaruh faktor fisik pada batuan. Ada faktor utama yang paling berperan dalam pelapukan ini.

Faktor yang paling dominan tersebut adalah suhu udara (baca: polusi udara), tekanan, dan juga kristalisasi garam. Pelapukan mekanik ini juga dikenal sebagai pelapukan yang disebabkan oleh adanya perubahan suhu atau iklim

Jenis pelapukan yang selanjutnya adalah pelapukan biologi atau pelapukan organik. Pelapukan biologi merupakan jenis pelapukan batuan yang dilakukan oleh organisme melalui aktivitasnya di sekitar lingkungan batuan tersebut berada.

Dengan kata lain pelapukan biologi ini terjadi karena disebabkan oleh makhluk hidup. Pelapukan ini terjadi karena adanya peranan organisme- organisme tertentu. adapun organisme- organisme yang berperan dalam pelapukan ini antara lain berupa binatang, tumbuhan, jamur, bakteri, atau bahkan manusia.

Jadi, peristiwa retak / pecahnya batuan akibat musim hujan dan panas adalah jenis c. pelapukan mekanik

 

Pertanyaan Lain :

Kumpulan Materi :

Informasi Kuliah dan Beasiswa :