kebijakan kolonial portugis yang memicu perlawanan lokal adalah

Sejak kedatangan portugis di malaka pada tahun 1511 banyak para pedagang islam yang menyingkir dari malaka menuju aceh. perdagangan di aceh berkembang begitu pesat sehingga pada tahun 1523 portugis melancarkan serangan ke aceh di bawah pimpinan hendrigues dan menusul pada tahun 1524 dipimpin oleh de sausa namun selalu mengalami kegagalan persaingan dalam perdagangan berbuntut permusuhan antara portugis dan kesultanan aceh yang pada waktu itu di printah oleh sultan ali mughayat syah (1514-1528) kebijakan kolonial portugis yang memicu perlawanan lokal adalah . . . .

a. monopoli perdagangan rempah-rempah
b. ekspansi wilayah untuk meraih monopoli besar
c. adanya proktek diskriminasi terhadap penduduk pribumi
d. campur tangan terhadap masalah internal kerajaan
e. sikap angkuh yang diperlihatkan oleh portugis

Jawaban

Jawaban yang tepat adalah opsi A.

Mari kita bahas yuk!

Pada tahun 1509-1602 merupakan masa penjajahan Portugis di Indonesia . Pada pemerintahan Portugis ini menetapkan kebijakan yang memicu perlawanan Nasional yaitu monopoli perdagangan rempah-rempah yang dilakukan oleh Portugis diberbagai wilayah di Indonesia.

Pada awal kedatangan Bangsa Portugis disambut hangat oleh raja dan rakyat Ternate dan Portugis diberi kesempatan mendirikan benteng dan hak monopoli perdagangan cengkeh. Lambat-laun terlihatlah keserakahan Portugis yaitu berupa ketentuan harga cengkeh yang terlalu rendah membuat rakyat Ternate atau Maluku sengsara. Permusuhan antar keduanya pun tidak dapat dihindarkan.

Jadi, kebijakan kolonial portugis yang memicu perlawanan lokal adalah monopoli perdagangan rempah-rempah.

 

Pertanyaan Lain :

Tranding :  Apa yang Menyebabkan Kegagalan Program Ekonomi Gerakan Benteng?

Kumpulan Materi :

Informasi Kuliah dan Beasiswa :